Kembang goyang adalah salah satu kue tradisional asli Jakarta / Betawi. Nama kembang goyang berasal dari bentuknya yang menyerupai kelopak bunga atau kembang dan proses membuatnya digoyang-goyang hingga adonan terlepas dari cetakan. Kue Kembang goyang bahan dasarnya adalah Tepung beras. Seiring dengan perkembangan zaman, kue kembang goyang mengalami penambahan rasa beberapa varian rasa, salah satunya adalah pandan. Kue Kembang goyang menjadi suguhan khas masyarakat betawi dan biasa disajikan pada saat hari raya Idul Fitri dan acara-acara hajatan.
Cara Pembuatan
Bahan :
- 2 butir telur ayam
- 50 gram gula bubuk
- 150 gram tepung beras (ayak)
- 50 gram tepung sagu (ayak
- 1/2 sdt garam
- 250 ml santan dari 1/2 kelapa
- minyak
- Campurkan tepung beras, gula pasir, garam dan wijen, aduk hingga rata.
- Tuang telur beserta santan sedikit-sedikit sambil terus diaduk hingga seluruh adonan tercampur rata.
- Masukkan cetakan kue kembang goyang ke dalam minyak yang sudah dipanaskan untuk memanaskan cetakan.
- Celupkan cetakan kue ke dalam adonan, lalu masukkan ke dalam minyak yang sudah panas sambil goyang–goyang cetakan sampai adonan kue terlepas dari cetakan.
- Goreng kue dengan mengulangi langkah diatas sampai matang, kering dan berwarna kuning kecoklatan.
- Angkat kue lalu tiriskan. Kue kembang goyang kini sudah siap disajikan. Sajikan kue dengan disimpan di dalam stoples kedap udara agar terjaga kerenyahannya untuk waktu lama.
- Terakhir makan sambil sampingnya kopi hitam hahaha


0 Komentar